PAUS88 Kandungan Kosmetik Yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil

PAUS88 Kandungan Kosmetik Yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil – Saat hamil, perubahan pada kulit wajah Anda bisa saja terjadi, entah karena hormon atau hal lain. Apalagi jika ingin memiliki kulit putih, mungkin perlu melakukan berbagai cara, salah satunya perawatan kulit wajah.

Namun, ada kandungan atau kandungan dalam produk pemutih kulit yang berbahaya jika digunakan saat hamil lho, ban. Silakan simak penjelasan berikut ini.

Kandungan Kosmetik Yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil

PAUS88 idrokuinon, juga dikenal sebagai benzena-1, 4-diol atau kuinol, merupakan senyawa organik aromatik yang merupakan sejenis fenol, turunan dari benzena. Nama lain untuk hidrokuinon antara lain 1, 4-benzenediol, 1, 4-dihydroxybenzene, 1, 4-benzenediol, 4-hydroxyphenol, hydroquinone, p-deoxybenzene, dan p-hydroxyphenol.

Kenali Kandungan Merkuri Pada Kosmetik Dan Dampak Buruknya Pada Tubuh

PAUS88, hydroquinone merupakan bahan pencerah kulit. Jadi dengan menggunakan hidrokuinon, Anda bisa memutihkan kulit dan juga membantu mengatasi berbagai bentuk hiperpigmentasi.

Namun penggunaan produk yang mengandung hidrokuinon sebaiknya dihindari selama kehamilan atau saat menyusui. Hal yang sama berlaku untuk bahan pencerah arbutin dan turunannya seperti alfa arbutin, karena bahan tersebut terurai menjadi hidrokuinon di kulit.

Sebaliknya, carilah produk pencerah yang mengandung konsentrasi niacinamide 5% atau lebih tinggi dan berbagai bentuk vitamin C. Hidrokuinon ini sebenarnya digunakan secara klinis sebagai agen depigmentasi topikal untuk kondisi seperti chloasma dan melasma, dan digunakan dalam perawatan wajah atau kosmetik. Agen pemutih kulit.

Jika krim atau salep yang mengandung hidrokuinon digunakan di bawah pengawasan medis, maka tidak dianggap berbahaya. Namun, penggunaan hidrokuinon umumnya diatur di sebagian besar negara bagian.

Kandungan Skincare Yang Tidak Boleh Untuk Ibu Hamil

Misalnya, di Inggris, hidrokuinon tidak dapat digunakan dalam produk kosmetik, namun dapat menjadi bahan aktif dalam salep yang diresepkan untuk kondisi medis. Sedangkan di Amerika atau Selandia Baru, hidrokuinon hingga 2 persen bisa ditemukan pada kosmetik atau produk lainnya, dan jika lebih dari itu, produk tersebut hanya bisa dibeli dengan resep dokter.

Pasalnya, hidrokuinon dapat menyebabkan iritasi atau pemutihan kulit tidak merata. Dalam kasus yang jarang terjadi, hal ini dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah.

Penelitian belum menunjukkan peningkatan risiko cacat lahir akibat penggunaan produk yang mengandung hidrokuinon selama kehamilan. Namun, diperkirakan 35 hingga 45 persen produk terserap melalui kulit saat diaplikasikan, jadi sebaiknya minimalkan penggunaan selama kehamilan.

Faktanya, sekitar 35-45 persen hidrokuinon diserap secara sistemik pada manusia setelah dioleskan. Sebuah studi tentang penggunaan hidrokuinon selama kehamilan dipublikasikan tanpa peningkatan efek samping, namun sampel diambil dari wanita dengan usia kehamilan kecil.

Waspadalah! Bpom Temukan Empat Bahan Kimia Berbahaya Dalam Ratusan Produk Kosmetik, Potensi Membuat Kulit Anda Terkena Risiko!

Berdasarkan data yang tersedia, penggunaan hidrokuinon selama kehamilan tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya cacat besar atau efek samping lainnya. Namun, karena daya serapnya lebih tinggi dibandingkan produk lain, sebaiknya ibu mengurangi paparan bahan ini sampai penelitian lebih lanjut memastikan keamanannya.

Selain penggunaan hidrokuinon, bahan pemutih kulit lainnya yang umum digunakan adalah merkuri. Merkuri merupakan bahan yang juga terdapat pada beberapa sabun dan krim pencerah kulit dan berbahaya serta dapat membahayakan kesehatan.

Asupan merkuri selama kehamilan mungkin tidak seimbang pada janin. Namun belum diketahui apakah paparan merkuri dari produk perawatan juga bisa menyebabkan hal tersebut.

Meski kedua bahan ini memiliki fungsi yang sama yaitu memutihkan kulit, namun sangat disarankan untuk menghindari produk yang mengandung merkuri selama kehamilan dan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan hidrokuinon.

Bahan Kimia Ini Sering Ditemukan Di Skincare Dan Kosmetik Ilegal

Bergabunglah dengan komunitas Squad untuk para ibu yang ingin berbagi kisah mengasuh anak dan memenangkan hadiah menarik. Klik di sini untuk mendaftar. bebas!

Kehamilan Jika Anda pernah menggunakan perawatan kulit retinol selama kehamilan, apa yang harus Anda lakukan? Kehamilan 10 Bahan Perawatan Kulit yang Dilarang dan Berbahaya untuk Ibu Hamil Hati-hati dengan perawatan kulit yang mengandung merkuri dan hidrokuinon, biasanya untuk memutihkan wajah. Paraben merupakan bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet pada berbagai produk kecantikan seperti sampo, pelembab, perawatan kulit, dan pasta gigi.

Bahan kosmetik yang dilarang untuk ibu hamil berikutnya adalah hidrokuinon. Saat hamil, perubahan pada kulit seringkali menimbulkan flek hitam dan penggelapan pada wajah sehingga merusak penampilan. Para ibu juga ingin kulitnya menjadi lebih cerah dan merah muda dibandingkan sebelum hamil dan mencari kosmetik atau produk perawatan kulit untuk mencerahkannya.

Siapa ibu yang banyak menderita jerawat sejak hamil? Ini sungguh tidak nyaman, Bu. Selain merusak penampilan, Anda juga akan merasakan nyeri pada area yang terkena. Jerawat hormonal bisa muncul selama kehamilan. Namun, untuk mengatasi hal ini, para ibu sebaiknya fokus menghindari retinoid.

Bahan Skincare Pencerah Kulit Yang Mesti Dihindari Ibu Hamil

Tidak hanya ibu hamil, wanita juga harus menghindari merkuri. Merkuri dipercaya dapat memutihkan wajah dengan cepat. Produk kosmetik ini dapat menyebabkan masalah ginjal dan hati. Kandungan merkuri banyak ditemukan pada sabun, kosmetik, dan produk perawatan diri.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), benzoil peroksida adalah pengobatan untuk jerawat. Jika penggunaannya tidak dianjurkan oleh dokter, efek samping yang dialami ibu hamil adalah risiko pendarahan otak pada janin. Selain benzoil peroksida, asam salisilat juga tidak dianjurkan untuk ibu hamil.

Bahan kosmetik yang dilarang untuk ibu hamil ini biasanya ditemukan pada perawatan kulit dan pewarna rambut. Dalam perawatan wajah, hidrogen peroksida mampu mencerahkan kulit. Sejauh ini, belum ada penelitian yang menunjukkan keamanan penggunaan bahan ini untuk ibu hamil.

Bahan ini biasanya terdapat pada tabir surya, lotion, dan lip balm. Mengapa kandungan ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil? Oxybenzone dapat mengganggu perkembangan otak dan sistem kekebalan tubuh bayi. Dalam beberapa penelitian, kandungan ini juga dapat menyebabkan gangguan Hirschsprung atau usus besar.

Hindari 6 Bahan Kosmetik Berbahaya Ini Saat Hamil, Apa Saja?

Bahan yang sering disebut dengan BHA ini sebenarnya aman bagi ibu jika kadarnya di bawah 2%. Namun bagi ibu hamil, hindari dulu. Bila menggunakan asam salisilat, berbagai efek negatif bisa terjadi pada janin dalam kandungan.

Jika Anda menyukai perawatan kuku, sebaiknya hindari konten jenis ini. Formaldehida dapat ditemukan pada cat kuku dan penghapus cat kuku. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang menggunakan konten ini memiliki peningkatan risiko keguguran, cacat lahir, dan kelahiran prematur.

Terakhir, bahan kosmetik yang dilarang untuk ibu hamil adalah phthalates. Biasanya kandungan ini terdapat pada sabun, sampo, parfum, dan perawatan rambut. Memaparkan ibu hamil terhadap konten tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan motorik pada anaknya di kemudian hari.Kehamilan merupakan masa yang dinanti-nantikan oleh para pasangan baru, termasuk Dorothea Andre Desna. Setelah beberapa bulan menikah, dia senang mengetahui bahwa dia hamil. Namun Desna sempat kebingungan saat mendengar bahaya kosmetik bagi ibu hamil.

Biasanya wanita berusia 27 tahun ini menggunakan kosmetik Korea yang komposisinya tidak ia pahami, namun demi kesehatan janinnya, Dissena berkonsultasi dengan dokter di sebuah klinik kecantikan. Disney juga mencari informasi di Internet tentang bahan kosmetik yang berbahaya bagi ibu hamil.

Bahaya Kosmetik Bagi Ibu Hamil

Setelah mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, pilihan Disney jatuh pada klinik kecantikan yang mengklaim menggunakan bahan alami dan aman bagi janin. Meski dinyatakan aman, ketakutan masih mencengkeram Disney. Itu juga membatasi penggunaannya

“Saya sebenarnya pakai seminggu sekali, hanya untuk ke gereja atau pernikahan. Yang jelas dia sedang hamil anak pertama. Jadi kami masih sangat berhati-hati,” kata Disna.

Disna juga menuturkan, dirinya baru mulai menggunakan kosmetik saat kehamilannya memasuki trimester kedua. Empat bulan pertama kehamilan merupakan masa pembentukan janin, sehingga ia menjaga tubuhnya.

Kisah lain dituturkan Aditya Miranti. Bekerja sebagai auditor di lembaga sertifikasi ISO mengharuskan perempuan berusia 31 tahun itu memoles wajahnya dengan bahan tersebut.

Kenali 17 Kandungan Skincare Yang Berbahaya

Dita pun mengunjungi dokter di klinik tempatnya biasa melakukan perawatan wajah. “Tetap gunakan krim yang cocok untuk ibu hamil,” kata Dita.

Meski tak mengetahui bahan kosmetik yang digunakannya, Dita tak khawatir. Selain berkonsultasi dengan dokter kandungan, Dita juga mempercayai klinik kecantikan yang ia asuh.

RS Siloam Kabon Gerok, Dokter Kandungan, Dokter. Kathleen Juanita Gunawan Soenario, Sp.OG menjelaskan, tidak ada masalah bagi ibu hamil untuk menggunakan kosmetik, asalkan produk yang digunakan harus bersertifikat BPOM.

Kathleen menjelaskan, kosmetik yang patut diwaspadai ibu hamil adalah obat jerawat. Hal ini dikarenakan tidak semua obat jerawat mengandung bahan yang aman. Selain itu, faktor hormonal pada ibu hamil juga dapat memperparah jerawat. Ia menyarankan ibu hamil untuk memeriksakan diri ke dokter jika timbul jerawat.

Bumil Wajib Tahu, Ini 5 Kandungan Skincare Yang Wajib Dihindari Ibu Hamil

Hal itu dilakukan Yunika Dwi Muzdalifa. Kehamilan tersebut membuat wajahnya dipenuhi bintik-bintik besar. Sebelum hamil, ia biasa menggunakan produk kosmetik dari klinik kecantikan, namun saat hamil ia memilih menggunakan produk yang banyak dijual bebas di pasaran.

“Kalau perawatan kulit, saya pakai produk yang dijual bebas. Tapi konsultasi dulu ke dokter kulit. Awalnya saya takut memakainya,” kata Yonica.

Ibu hamil seringkali bersikap aneh, termasuk keinginan untuk memoles wajahnya. Kecemasan Yonica mereda setelah mendengar penjelasan dokter. “Soalnya kalau sedang hamil jangan dipakai sendirian

Dalam studi “Evaluasi keamanan prosedur kosmetik selama kehamilan dan menyusui”, Trivedi, dkk. Ia menulis, ibu hamil wajib berkonsultasi dengan dokter yang kompeten mengenai tata cara penggunaan kosmetik yang digunakannya agar mengetahui apa saja bahaya penggunaannya.

Berbahaya, Jauhkan Produk Kosmetik Dan Skincare Ini Dari Bayi

RS Siloam Kabon Gerok, Dokter Kandungan, Dokter. Kathleen Juanita Gunawan Soenario, Sp.OG juga menjelaskan, ada beberapa bahan kimia yang tidak dianjurkan untuk ibu hamil, antara lain turunan tembaga, merkuri, dan vitamin A seperti

Pernyataan Kathleen ini sejalan dengan penelitian “Keamanan Produk Perawatan Kulit Selama Kehamilan” yang dilakukan oleh Pina Bozzo dkk. bahwa hidrokuinon dan asam retinoat merupakan bahan kosmetik yang berbahaya bagi ibu hamil. Zat-zat tersebut dapat menimbulkan efek sistemik bila diserap ke dalam tubuh, bahkan bagi penggunanya.

Melihat penelitian Eric Salorem Agorko, dkk. (pdf) Di Ghana, hidrokuinon memiliki efek toksik yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan hati, keracunan, muntah, darah, kejang bahkan koma. Hidrokuinon biasanya terserap tubuh pada 35-45 persen pemakaian.

Asam retinoat juga berbahaya bila digunakan oleh ibu hamil. Meskipun bagian-bagian komponennya

Waspadai 5 Bahan Kimia Berbahaya Dalam Kosmetik

Kandungan kosmetik yg berbahaya untuk ibu hamil, kandungan kosmetik berbahaya ibu hamil, kandungan kosmetik berbahaya untuk ibu hamil, bahan kosmetik berbahaya untuk ibu hamil, bahan kosmetik yang berbahaya untuk ibu hamil, kandungan kosmetik yang berbahaya, kandungan deodoran yang berbahaya untuk ibu hamil, bahan kosmetik yang berbahaya bagi ibu hamil, kosmetik yang berbahaya untuk ibu hamil, kandungan skincare yang berbahaya untuk ibu hamil, kosmetik berbahaya untuk ibu hamil, kosmetik yang tidak berbahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *